Informasi tenggelamnya kapal kontainer ini berawal dari postingan salah satu warga bernama Umar Marsuk di akun WhatsApp grup KNPI.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Umar membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun mengakui telah berupaya berkoordinasi dengan pihak Kepolisan setempat (Polsek Kabaena Timur), namun tidak tersambung.

"Betul bos, kejadiannya kemarin subuh. Saya berupaya hubungi Pak Kapolsek tapi nomornya tidak tersambung," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Poleang Timur, IPDA Suis Ismail, masih enggan memberikan keterangan.

"Saat ini kami dalam perjalanan menuju TKP, jadi belum bisa memberikan keterangan terkait itu. Kami pastikan dulu kebenarannya jangan sampai salah," singkatnya.