Tim penyelamat yang menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) segera diberangkatkan untuk melakukan pencarian dan penyisiran di area yang luas. Operasi ini tidaklah mudah karena perairan yang harus diperiksa mencakup hingga 35 NM², dan cuaca dengan gelombang setinggi 1-2 meter serta kecepatan angin antara 7-20 knot menjadi tantangan tersendiri.
Baca Juga: Olahraga Sambil Wisata Kuliner di Eks MTQ Kendari
Kronologi insiden menunjukkan, pada pukul 01.00 Wita, KM Sinar Cahaya dengan tiga orang awaknya berangkat dari Dermaga Kendari menuju perairan Sulawesi Tengah.
Namun, sekitar pukul 04.00 Wita, kapal tersebut terhantam ombak dan tenggelam. Beruntung, dua orang awak berhasil menyelamatkan diri dan berada di pulau Labengki, sementara satu orang awak lainnya masih dalam pencarian.
Hidayat Kasiops Basarnas Kendari, mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp, operasi pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Pencarian terhadap satu orang yang masih belum ditemukan ini menjadi prioritas utama dalam upaya penyelamatan ini. (B)
