Maka muncul istilah hari ini "generasi strawberry" yang artinya tampakan luarnya dia indah/cantik namun dalamnya dia lembek. Begitulah potret generasi hari ini dihadapkan dengan beban pendidikan juga orientasi materi sehingga mereka tidak siap bertarung dengan kerasnya ujian kehidupan.  

Jika berbicara pada tataran yang lebih kompleks lagi, hari ini kita hidup dalam sistem kapitalisme yang sukses membentuk framing terhadap hidup kita bahwa kunci kebahagiaan adalah terpenuhinya materi dan kepuasan fisik. Sehingga berbagai macam cara dilakukan baik itu dari jalan yang boleh secara norma kemasyarakatan maupun agama maupun yang melanggar keduanya.

Mental Health dalam Pandangan Islam

Kelemahan mental dipengaruhi banyak hal, salah satunya adalah pandangan hidup berdasar sekulerisme kapitalisme. Agama dipisahkan dari kehidupan hanya dipandang mengatur ranah privat saja seperti ibadah. Padahal agama adalah landasan utama dalam mengarungi kehidupan. Jika mereka yakin bahwa sejatinya kehidupan ini adalah arena "memenangkan" ujian dan tantangan.

Baca Juga: Tandus Nilai Agama, Tindak Asusila Marak di Kampus