IM57+ mengingatkan Ketua KPK, Firli Bahuri, jangan hanya pandai memberi pesan antikorupsi tetapi menghindari pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pemerasan. Firli diminta harus memberi contoh baik untuk mendukung proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Jangan hanya berulang kali menyampaikan pesan moralitas dan etika terkait pemberantasan korupsi, tetapi malah tidak melaksanakan pesan tersebut serta memilih bersembunyi di balik institusi KPK,” tegas Ketua IM57+ Institute, M Praswad Nugraha.
Firli pun diminta harus bersikap kesatria memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Praswad, mantan penyidik KPK yang sempat menangani kasus korupsi bantuan sosial COVID-19, menyindir akan memberikan hadiah berupa raket bulu tangkis jika Firli memenuhi panggilan polisi.
“Apabila Firli berani datang ke kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi, maka IM57+ Institute akan sangat mengapresiasi tindakan kesatria itu dengan menghadiahkan raket bulu tangkis dan tiga potong jagung rebus sebagai hadiah,” sindir Praswad.
Dia turut mengkritik penggunaan lembaga KPK terkait kepentingan pribadi Firli. Hal ini terkait dengan keterangan pers seputar permohonan penjadwalan ulang pemeriksaan yang disebarluaskan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
