Komitmen tersebut kini ditagih oleh PC IMM Kendari yang sebelumnya mendapatkan tindakan represif yang diduga dilakukan oleh Kapolres Bombana terhadap yang disebut-sebut bagaian dari kader IMM Kota Kendari.
Baca Juga: Polres Wakatobi Intensifkan Patroli KRYD, Pengamanan Kegiatan Kacang Jodoh Muda Mudi
"Kami menagih komitmen mundur Bapak Kapolda Sulawesi Tenggara, sesuai janji yang dia sampaikan pada 1 September 2025 lalu," ujar Ketua PC IMM Kota Kendari, Dirman, Rabu (4/3/2026).
Massa aksi juga menyayangkan ketidakhadiran Kapolda Sultra di tempat unjuk rasa, karena dinilai penting untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.
"Hari ini kami sangat kecewa karena Kapolda Sultra tidak menemui kami kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah pada saat demonstrasi hari ini," katanya.
