Baca juga: Mahasiswa Ditembak dan Ketua DPRD Baubau Disorot Terkait Tolak Omnibus Law
Namun katanya, di tengah-tengah mediasi tiba-tiba massa aksi melakukan pelemparan sehingga terkena kepala petugas hingga berdarah.
"Dalam situasi chaos, pihak kepolisian akhirnya melakukan penembakan gas air mata dan Water Canon karena massa terus mengadakan provokasi dan melakukan pembakaran sebuah mobil milik pemerintah," terangnya.
Menanggapi laporan dari tim kuasa korban penembakan, Kapolres Baubau telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.
"Tapi setelah dilihat dari bukti-bukti visum dari dokter serta perawat yang menangani korban serta bukti pakaian korban yang tidak terlihat bekas penembakan diketahui bahwa tidak ada tanda-tanda bahwa korban mengalami penganiayaan dengan senjata api," jelasnya.
