Sedangkan tata cara cara salat sunnah rawatib, sama dengan menunaikan salat pada umumnya. Namun ia memiliki keistimewaan tersendiri sehingga Rasul SAW, selalu menjaga tetap istiqomah menunaikan setiap hari.
Jika dihitung secara keseluruhan pembagian salat sunah rawatib, bisa mencapai 22 rakaat. Namun yang paling dianjurkan ialah salat sunnah rawatib muakkad yang jumlah rakaatnya jika ditotal 12 rakaat. Meski begitu, salat sunah itu tak wajib.
"Dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu, ia berkata: "Bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, di antara dua adzan (adzan dan iqamah) itu ada salat, di antara dua adzan itu ada salat, di antara dua adzan itu ada salat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga dia menambahkan: bagi yang mau (mengerjakannya)". (Muttafaqun alaih). Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan
Salat sunah rawatib muakkad sangat dianjurkan. Sampai disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW, bagi yang mengerjakannya akan dibuatkan rumah oleh Allah di surga.
