Baca Juga: Siap-Siap, Mulai 2022 Vaksin Kena Bayar Rp 300 Ribu
"Dalam kesederhanaan tersebut, justru membuat warga sangat antusias untuk ikut vaksin karena mereka tidak merasa terbebani," ungkap Yapet.
Baca Juga: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Kendari
"Kita lihat sendirimi Pak, warga datang ada yang pake sarung, Ibu-ibu hanya pake daster, dan ada yang hanya pake celana pendek saja. Karena banyak warga enggan dan malu untuk ke pos vaksin yang telah disiapkan oleh pemerintah, karena mereka harus berpakaian rapi dan harus diantar, karena banyak warga di sini atau kampung nelayan yang tidak mengerti karena putus sekolah, hingga saya berinisiatif untuk adakan vaksin yang sederhana ini," tambahnya.
Dengan dukungan Lurah Watu-Watu dan Puskesmas Kemaraya, pelaksanaan vaksinasi ini bisa terlaksana.
