“Melalui STMIK Bina Bangsa Kendari, kami berkomitmen mendorong keterlibatan perempuan dalam dunia IT. Mulai dari beasiswa, pelatihan kepemimpinan digital, hingga program mentoring bagi mahasiswi agar mereka lebih percaya diri dan siap bersaing,” ujarnya.

Mantan Anggota DPD RI ini juga menyoroti pentingnya peran yayasan dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan ramah gender.

Muliati percaya bahwa perubahan dimulai dari pendidikan, dan Kartini masa kini harus diberi ruang untuk tumbuh menjadi agen transformasi.

Baca Juga: Tiga Pimpinan Fakultas Daftar Balon Rektor UHO Hari Ini, Cek Nama dan Visi Misi

“Kartini masa kini adalah mereka yang berani berpikir berbeda, menciptakan solusi, dan membangun masa depan dengan semangat kolaborasi. Baik itu di ruang kelas, laboratorium, dunia kerja, maupun komunitas,” tambahnya.