"Hal tersebut dikarenakan memang kemasan karuh budaya dalam tembang dikaitkan dengan lantunan tujuh lagu karya Didi Kempot," kata Aji Wulantara.

Sehingga, pengunduran acara ini dimaksudkan sebagai penghormatan dan sekaligus untuk mengenang jasa beliau dalam menumbuhkembangkan tembang Jawa, khususnya campursari.

"Diharapkan kadang budaya dan semua kalangan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Aji Wulantara, yang akan melantunkan tujuh lagu karya Didi Kempot yang telah menasional, bahkan menginternasional serta mengeksplorasi tata nilai budaya Jawa untuk pemahaman semua pihak.

Termasuk di dalamnya bagaimana upaya untuk menghadapi wabah COVID-19 dalam perspektif budaya lokal.

Baca juga: Kenapa Muhammadiyah Kerap Lebaran Duluan? Ini Alasannya