“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas raihan prestasi murid-murid kita di tingkat nasional. Keberhasilan Olivia, Nailah, dan Nasywa membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul di ajang berkelas yang diselenggarakan perguruan tinggi ternama seperti Universitas Brawijaya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh murid lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap La Tangkalalo dalam keterangan tertulisnya.
Guru pembimbing, Al Kahfi, menjelaskan bahwa ketiga murid tersebut menjalani pendampingan secara intensif selama persiapan kompetisi.
Tahapan persiapan mencakup riset materi, penyusunan gagasan visual, hingga perancangan desain akhir. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan poster yang dihasilkan tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki pesan edukasi yang jelas.
Menurut Al Kahfi, para murid memperhatikan ketepatan informasi kesehatan yang disampaikan kepada masyarakat. Aspek visual menjadi bagian dari strategi untuk membantu pembaca memahami pesan dalam poster.
“Kerja keras dan komitmen murid selama persiapan luar biasa. Mereka tidak hanya fokus pada estetika visual, tetapi juga ketepatan pesan edukasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Juara 2 tingkat nasional ini adalah buah dari ketekunan dan kolaborasi tim yang solid,” tutur Al Kahfi.
