“Data kemarin 977 karyawan mungkin sekarang sudah mencapai 1000 an karyawan yang sudah dirumahkan,” ujar Hugua melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2020).
Hugua menerangkan, persoalan nasib karyawan yang dirumahkan, sudah diusulkan untuk mendapatkan Kartu Prakerja dari Pemerintah Pusat yang sudah dibuka sejak 11-16 April 2020.
“Sudah diusulkan bahkan Kementerian Ketenagakerjaan meminta yang bersangkutan (karyawan yang dirumahkan) atau pihak perusaahaan untuk mengupload data karyawan yang dirumahkan ke situs tenaga kerja. Jadi melalui organisasi PHRI kita melakukan hal yang sama, tapi juga melalui perusahaann yang sama diminta untuk mengupload,” jelasnya.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini menerangkan, untuk Sulawesi Tenggara mendapatkan koata Kartu Prakerja sebanyak 37.320 orang. Bagi masyarakat yang memenuhi syarat dapat mengakses situs www.prakerja.go.id.
Baca juga: Belasan Ribu Pelanggan PLN di Wakatobi dapat Diskon dan Listrik Gratis
