Sementara itu, belanja non K/L mencapai Rp 665,2 triliun atau 48,3 persen dari pagu. Anggaran ini digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti subsidi energi dan kompensasi BBM, serta pembayaran manfaat pensiun.
“Belanja non K/L ini mencakup subsidi energi, termasuk BBM dan listrik. Kita melihat peningkatan kebutuhan subsidi BBM tahun ini,” jelas Suahasil. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Mustaqim
