Perubahan keyakinan Rudi terjadi pada tahun 1994. Ia dan keluarganya memutuskan hijrah ke Islam setelah melalui proses pencarian kebenaran yang panjang.

Keputusan ini langsung menuai reaksi keras. Pihak gereja dan komunitas lamanya dikabarkan kaget dan meminta penjelasan.

Beberapa pendeta datang ke rumah keluarga untuk meminta konfirmasi. Rudi dan keluarganya pun dikucilkan dari lingkungan sosial sebelumnya.

Fasilitas dan dukungan yang selama ini diterima ditarik, sehingga mereka mengalami kesulitan ekonomi yang berat.

Meski jatuh miskin, Rudi tetap teguh dengan pilihannya. Ia dikabarkan sempat bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga.