KENDARI, TELISIK.ID - Kasuami merupakan makanan legendaris khas Sulawesi Tenggara, utamanya di Buton dan Wakatobi. Makanan yang terbuat dari singkong ini dikonsumsi oleh sebagian orang sebagai pengganti nasi.

La Ode Taalami, Akademisi dan Budayawan Buton kepada Telisik.id, Jumat (14/6/2024) menyampaikan bahwa hingga saat ini di Buton masih menjadikan kasuami sebagai makanan pokok dan menjadi makanan selingan di beberapa tempat.

Kata dia, indikator-indikator ini dapat dilihat dengan masih banyaknya orang Buton khususnya petani, yang masih tetap membudidayakan tanaman singkong atau ubi sebagai bahan untuk membuat kasuami. Mereka menanam ubi dalam jumlah yang besar di samping untuk kebutuhan pokok, juga untuk diperdagangkan.

"Jadi esensinya adalah orang Buton hampir pada umumnya kecuali mungkin yang tinggal di perkotaan, masih tetap konsumsi kasuami sebagai makanan pokoknya. Sesekali mereka selingi dengan beras kalau itu dalam keadaan tertentu, misalnya mereka tidak sempat mencabut ubi kemudian mengolahnya untuk kemudian menjadikan kasuami, biasanya alternatif mereka itu menggunakan beras," jelasnya.

Taalami menjelaskan bahwa saat ini kasuami sudah beralih fungsi. Jika dahulu digunakan hanya sebagai makanan pokok, namun sekarang sudah menjadi makanan alternatif atau makanan selingan untuk beberapa kalangan masyarakat di kota misalnya di Maluku atau di beberapa tempat lainnya.