Dia menambahkan, seharusnya jika sudah terkonfirmasi DBD, segera dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan.
Banyak orang yang tidak menyadari, ternyata anaknya sudah DBD, namun hanya dikira demam biasa, saat dibawa ke fasilitas kesehatan sudah dalam keadaan pendarahan sehingga terlambat penanganan dan akhirnya meninggal.
Kasus kematian paling banyak di wilayah kerja Puskesmas Wuawua dengan jumlah kematian 2 dari 20 kasus dan di Puskesmaa Puuwatu, 2 meninggal dari 56 kasus, 1 kasus ada di Puskesmas Jati Raya dan 1 lahi di Puskesmas Kemaraya. Sementara, yang bebas kasus ada di wilayah kerja Puskesmas Benubenua, Abeli dan Nambo.
Elfi menghimbauan kepada masyarakat untuk terus tingkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, bila ada gejala demam lebih dari 3 hari di rumah, sebaiknya segera periksa jangan sampai ada indikasi DBD.
Baca Juga: Penumpang Kapal di Kendari Didominasi Arus Kedatangan Dibanding Mudik saat Nataru
