Sebelumnya, pada Sabtu (16/3/2024), pihaknya bersama puskesmas Sampolawa telah melakukan fogging di daerah yang rawan nyamuk DBD serta melakukan kunjungan ke rumah rumah warga setempat khususnya rumah pasien DBD yang dinyatakan sudah sembuh.
Adapun upaya penanganan yang sudah dilakukan pada Sabtu (16/3/2024) yakni telah dilakukan pengebotan dan perawatan penderita, penyelidikan epidemiologi, pemberantasan sarang nyamuk, pembagian Abate, penyuluhan fogging, hingga pembagian kelambu, sudah dilakukan.
Namun karena jumlah kasus DBD yang bertambah menjadi dua kali lipat, pembagian kelambu ditambah sebanyak 200 pcs. Kata dia yang mana nantinya masih akan bertambah jumlah pembagian kelambu.
Baca Juga: Curhat Nelayan Buton Selatan Soal Pengelolaan Ikan
Terkait fogging, kata dia, merupakan langkah dalam membunuh nyamuk yang sudah terindikasi terinfeksi. Namun sebelumnya telah didahului dilakukan abatesasi dipenampugan bak air masyarakat serta pemberantasan sarang nyamuk.
