Namun, apakah artinya situasi pandemi di Jakarta sudah benar-benar aman? Anies menegaskan bahwa situasi pandemi di Jakarta sama sekali belum aman.

Hal tersebut nampak dari jumlah kasus aktif yang masih tergolong tinggi di mana masih menyentuh angka 64.000 kasus aktif dengan positivity rate pada persentase 25 persen, meskipun diakui pula tekanan dan antrean di faskes sudah terurai.

Namun ia meminta masyarakat harus hati-hati memaknainya (penurunan situasi pandemi). Kasus aktif 64.000 itu masih 2 kali lebih tinggi daripada puncak gelombang pertama lalu.

Dimana Positivity rate 25% tersebut, masih jauh di atas rekomendasi ideal WHO yaitu di bawah 5%. Termasuk  walaupun antrean IGD sudah terurai, namun ICU masih padat, sambil tekanan perlahan berkurang. Artinya, tren penurunan ini nyata terlihat, tapi situasi masih jauh dari ideal.

"Maka, penting sekali kita melanjutkan dan terus mendorong momentum perbaikan situasi ini. Urutannya adalah antrean IGD, lalu kamar rawat inap, dan ICU. Antrian IGD sudah terurai, semoga berikutnya diikuti dengan pelonggaran keterisian di kamar rawat inap dan ICU,” terangnya.