KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara mencatat kasus HIV sebanyak 159, tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kadis Kesehatan Sulawesi Tenggara, Putu Agustin Kusumawati mengatakan, pihaknya saat ini terus menemukan kasus HIV di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Sampai dengan Juni 2022, ada 159 kasus.

"Semoga kasus ini tidak bertambah. Kita terus melakukan pelacakan, takutnya fenomena ini menjadi gunung es ke depannya. Tiba-tiba semua orang mempunyai penyakit HIV dan penyebarannya terus meluas," kata Putu Agustin pada Telisik.id beberapa waktu lalu.

Putu Agustin merinci, kasus HIV AIDS tahun 2019 sebanyak 314, tahun 2020 sebanyak 319 kasus. Tahun 2021 sebanyak 285 dan 2022 berdasarkan laporan per Juni sebanyak 159 kasus. Kasus tersebut akumulasi dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Tenggara. Dengan jumlah terbanyak Kota Kendari yakni 104 kasus.

"Jika kami menemukan seseorang yang mengalami penyakit HIV, kami langsung melakukan penyembuhan, dengan memberikan obat anti HIV. Sebab seseorang yang terkena HIV bisa menyebabkan daya tahan tubuhnya menurun hingga pasien bisa meninggal," jelasnya.