"Kasus ini terus saja terjadi di mana-mana, jadi tidak ada alasan untuk tidak bergerak cepat melakukan pendampingan anak, lakukan penjangkauan, melihat langsung kondisi anak. Kami lihat juga kinerja DP3A Bombana yang selalu bergerak cepat lakukan penanganan jika ada kasus," ucap Andi Tenri Rawe Silondae, Rabu (2/11/2022).

Menanggapi maraknya tindak kekerasan anak dan perempuan di Bombana, Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin mengajak semua pihak utamanya pemerintahan dan semua OPD untuk turun tangan lakukan mencegah.

Baca Juga: Emak-emak Serbu Pasar Murah di Bombana

"Perlindungan anak ini sebenarnya tidak boleh hanya dipikirkan oleh Dinas Perlindungan Anak, tetapi semua OPD utamanya Forkopimda kita harus turun tangan," jelas Burhanuddin.

Usai membuka acara, seluruh Pimpinan OPD yang tergabung dalam Forkopimda diajak menandatangani deklarasi dukungan program kabupaten layak anak dengan harapan Tahun 2023 mendatang, Bombana mendapat predikat kabupaten layak anak.