Baca juga: Hari Ini Tiga Orang Meninggal Dunia akibat Positif COVID-19

"Ada kecurigaan dari kami, jika pihak Kepolisian sengaja menggelapkan kasus ini, sebab orang-orang yang harus bertanggung jawab atas tewasnya rekan kami malah dimutasi," kesalnya.

Bukan tanpa alasan Muhammad Safaad mengatakan demikian, tidak lama pasca insiden mematikan tersebut, Kapolres Kendari yang saat itu dijabat oleh AKBP Jemmy dan Dir Intelkam di Jabat oleh Kombespol Hartoyo telah dimutasi.

"Tapi setelah kasus ini masuk di pengadilan malah satu-persatu yang telah dimutasi malah mulai kembali lagi di Sultra, contohnya Pak Jemmy, sekarang dia menjabat sebagai Kepala SPN Anggotoa," ujarnya.

Untuk itu, Muhammad Safaad mengatakan, aksi hari itu untuk mendesak Kapolda Sultra memproses hukum semua pihak yang terlibat agar ke dua rekannya mendapatkan keadilan.