Ia menyarankan penetapan level PPKM tidak lagi menggunakan parameter angka penularan, melainkan indikator layanan kesehatan, seperti Bed Occupancy Rate (BOR).
Menurutnya, semakin tinggi BOR faskes di suatu wilayah, maka semakin tinggi level PPKM-nya. Begitu pula sebaliknya.
Selain itu ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menegakkan protokol kesehatan demi memperlambat laju penularan Omicron. Sehingga, aktivitas sosial ekonomi di wilayah masing-masing warga juga tetap bisa berjalan.
Baca Juga: Keras, Megawati Kritik Jokowi Soal Harga Minyak dan Cabai
“Tidak sedikit pakar kesehatan yang memprediksi bahwa varian Omicron ini adalah pintu memasuki fase endemi, dan merupakan awal dari akhir pandemi COVID-19. Semoga,” harapnya. (C)
