KENDARI, TELISIK.ID - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan penjaga kantin SDN 1 Tapulaga, sudah dalam proses pemberkasan oleh pihak Polresta Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, menjelaskan bahwa tidak ada penambahan jumlah korban kasus pencabulan yang dilakukan oleh penjaga kantin.

Ia menambahkan, saat ini para keluarga korban sedang melakukan pemberkasan untuk dilanjutkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kendari.

Selain itu, dari delapan korban, hanya 7 korban yang dilanjutkan pemeriksaan. Alasannya, karena 1 korban tidak memenuhi pasal yang ditersangkakan.

"Tidak ada penambahan jumlah korban. Saat ini, pihak keluarga sedang dilakukan pemberkasan. Dari 8 korban itu berkurang 1 karena tidak memenuhi pasal yang ditersangkakan," ungkap AKP Fitrayadi, Selasa (12/12/2023).