Atas kejadian itu, warga yang beragama islam juga kesusahan mendapatkan air bersih saat berwudhu untuk salat.
“Warga yang beragama Islam ada sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak di sana. Ya begitulah, ngambil air wudhu saja kesusahan, soalnya sudah bercampur pertalite airnya,” ujar Paten.
Terkait hal itu, pihak SPBU Sinaksak dan juga sejumlah masyarakat yang terdampak sudah diminta keterangan oleh penyidik.
“Melalui pengacara masyarakat kita sudah melaporkan hal ini. Pihak SPBU juga sudah diperiksa, Kemarin itu Abang saya, Selamat Purba dan kakak saya Fatmawati juga turut diperiksa sebagai korban," terangnya.
Kuasa Hukum dari warga, Doa Frihat Jon Saragih mengatakan, masalah tersebut hingga kini sedang bergulir di kepolisian.
