Pada kesempatan itu, dr Wayong mengingatkan, kemungkinan masih ada kasus positif yang belum teridentifikasi dan berada di tengah masyarakat. Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci untuk menjawab kemungkinan yang paling benar agar tidak tertular.

Baca juga: 500 Orang di Sultra Terpapar COVID-19

“Setiap orang harus mematuhi untuk menjaga jarak. Setiap orang harus mematuhi untuk menggunakan masker dengan cara yang benar dan setiap orang harus rajin mencuci tangan. Kalau tidak, maka akan sangat mungkin untuk terinfeksi dan kemudian akan menambah kasus positif,” pesannya.

Sementara itu, terkait perkembangan data COVID-19 di wilayah Sultra per Jumat, 10 Juli 2020, kasus kumulatif positif COVID-19 berjumlah 500 kasus.

Sebanyak 13 wilayah kabupaten di Sultra masih terdampak COVID-19. Ia meminta semua pihak untuk bersikap waspada terhadap potensi penularan. Pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap orang dalam pemantauan yang ditengarai pernah melakukan kontak dekat dengan kasus positif sebanyak 51 orang.