Waktu yang dibutuhkan untuk membuat makanan ini bergantung pada jumlah jagung yang diolah. Jika menggunakan bahan dalam jumlah banyak, prosesnya dapat berlangsung sekitar dua hingga tiga jam. Sementara itu, pembuatan dalam jumlah lebih sedikit membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih.
Di kalangan generasi muda, Katumbu Gola masih dikenal melalui kebiasaan keluarga. Wulan (19), misalnya, mengaku mengenal makanan tersebut sejak berusia sekitar lima tahun karena sering melihat neneknya membuat dan menyantapnya di rumah.
“Dari kecil saya sudah kenal Katumbu Gola, sekitar umur lima tahun. Dulu saya sering lihat nenek bikin dan makan Katumbu Gola di rumah. Saya juga suka karena rasanya manis dan enak,” ujar Wulan.
Ia menyebut rasa manis gula merah dan tekstur yang kenyal menjadi ciri khas yang membuatnya menyukai makanan tersebut. Namun, menurut Wulan, tidak semua anak muda sekarang memiliki ketertarikan yang sama karena semakin banyak pilihan makanan kekinian.
“Menurut saya, masih ada anak muda yang suka Katumbu Gola, tetapi mungkin tidak semuanya. Sekarang kan banyak makanan kekinian, jadi ada juga yang lebih tertarik mencoba makanan yang sedang tren,” ungkapnya.
