Wulan berharap kuliner tradisional tersebut tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Ia menilai media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan Katumbu Gola kepada masyarakat yang lebih luas, terutama anak muda yang belum mengenal makanan khas Muna itu.

“Bisa dipromosikan lewat media sosial seperti TikTok dan Instagram, supaya lebih banyak anak muda tahu kalau orang Muna punya makanan khas seperti Katumbu Gola,” jelasnya.

Ia juga berharap generasi muda ikut mengenal dan melestarikan makanan tersebut agar tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan kuliner modern.

“Harapan saya, Katumbu Gola tetap ada dan tidak dilupakan. Semoga anak muda semakin mengenal, menyukai, dan ikut melestarikan makanan tradisional ini,” tandasnya.

Penulis: Nur Hikma Wati