“Guru yang membina siswa sesuai bakatnya akan ikut merasa bangga ketika anak-anak berhasil,” katanya, Rabu (22/10/2025).
Bagi Ruslan, penghargaan tidak harus selalu berupa materi. Apresiasi moral seperti ucapan terima kasih atau pengakuan di lingkungan sekolah justru lebih bermakna karena menumbuhkan rasa kebersamaan dan semangat berjuang.
Baca Juga: Kepala SMAN 2 Kendari Serahkan Seragam Gratis Bantuan Gubernur Sulawesi Tenggara pada 80 Siswa
Sebagai kepala sekolah, Ruslan memilih untuk terlibat langsung dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Ia mengenal banyak siswanya secara pribadi, bahkan kerap menjadi penengah ketika muncul persoalan antara siswa dan orang tua.
Pernah suatu kali, seorang siswa dilarang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler oleh orang tuanya. Ruslan tidak menegur, melainkan mengundang orang tua tersebut untuk berdialog langsung.
