“Anak-anak harus merasa sekolah ini adalah rumah kedua mereka,” katanya.

Dengan semangat pembinaan, pendampingan, dan komunikasi yang terbuka, Ruslan berharap sekolah yang ia pimpin terus melahirkan siswa yang cerdas, berkarakter, dan bahagia sesuai dengan filosofi hidup yang selalu ia pegang: Pendidikan bukan sekadar mengajar kepala, tapi juga menyentuh hati.

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin