Pembelajaran ini membekali guru dengan kemampuan digital untuk menyusun modul yang lebih adaptif dan sesuai kebutuhan kurikulum masa depan.
Dukungan terhadap ekonomi kerakyatan terlihat lewat ruang rkspansi yang menyasar pelaku UMKM Baubau. Mereka dibekali keterampilan pemasaran melalui media sosial, termasuk Instagram dan TikTok, serta penggunaan pembayaran digital seperti QRIS.
“Saya sangat senang karena dapat ilmu baru. Sekarang saya tahu cara kreatif memasarkan produk dan bisa membuat pembayaran digital sendiri menggunakan QRIS. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami,” ungkap salah satu peserta UMKM keripik tempe.
Melalui Ruang Inspirasi, sekitar 70 relawan mengunjungi enam sekolah dasar, termasuk SDN Kabauria dan SDN Karya Baru, untuk mengenalkan berbagai profesi sekaligus memotivasi para siswa.
“Kegiatan ini luar biasa karena memberi semangat dan inspirasi bagi anak-anak kami. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran kakak-kakak semua,” ujar Kepala SDN Kabauria.
