Selain itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kendari, Maman Firman Syah mengatakan, rakor yang dilaksanakan menjadi sarana penyampaian progres capaian kawasan industri terpadu dalam menyiapkan kawasan industri di Kota Kendari.

"Ini sudah masuk menjadi salah satu proyek strategi nasional. Masalah perizinan sebagian besar sudah diselesaikan dan kita berharap bisa segera rampung, sehingga bisa segera dimulai proses pembangunannya," bebernya.

Baca Juga: Tiga Mobil Tabrakan Beruntun di Warangga Muna

Maman Firman mengaku, Pemerintah Kota Kendari akan mendukung kegiatan itu, karena memiliki dampak yang baik pada pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Pada 2023 ini ditargetkan PT KKIP untuk menyelesaikan pembebasan lahan hingga pengurusan perizinan, di tahun 2024 fokus pada operasional proyek hingga kawasan industri itu dapat beroperasi dengan optimal.