BAUBAU, TELISIK.ID - Sarung merupakan salah satu identitas budaya di berbagai penjuru Nusantara. Di Pulau Makasar, Sulawesi Tenggara, khususnya di Keluruhan Sukanaeyo, terdapat segelintir wanita lanjut usia yang tetap eksis menenun sarung Buton sampai saat ini.

Maala adalah satu dari beberapa wanita tenun di Kelurahan Sukanaeyo yang aktif menenun sarung Buton dari bawah kolong rumahnya. Ia mengatakan saat ini sarung Buton sudah tidak banyak lagi pengrajinnya, hanya ada segelintir dan itu pun yang berusia lanjut.

Dahulu terdapat stigma di kalangan ibu rumah tangga, apabila tidak pintar menenun sarung maka anak gadis akan mendapatkan cibiran di lingkungan sosialnya.

Kendati demikian, demi menjaga identitas budaya agar tidak pudar di tengah perkembangan teknologi baru, mereka tetap setia melestarikan kebiasaan menenun sarung Buton.

Baca Juga: Sampah Cemari Keindahan Bypass Baubau