Wa Ato mengalami luka bakar ringan di kedua tangannya akibat perisitiwa tersebut dan kini sedang dirawat di rumah sakit.

“Syukurlah, dua tabung gas di dalam warung tidak meledak. Jika tidak, dampaknya bisa lebih fatal,” tambah Mansur dengan prihatin.

Ketika api membesar, warga sekitar segera berusaha memadamkan api dengan air dan pasir. Setibanya tim unit pemadam kebakaran (Damkar) di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat.

Saksi lain, Rasyid, juga melihat kejadian tersebut dan merasa prihatin. “Kami biasa minum kopi di warung Wa Ato. Semoga ia cepat sembuh dan mendapatkan bantuan agar bisa kembali berjualan,” tuturnya.

Komandan Regu Damkar Kendari, Rusdin, menjelaskan bahwa timnya tiba di lokasi dalam waktu tiga menit setelah menerima laporan.