"Mengenai unjuk rasa tadi di latar belakangi ketidakpemenuhan terhadap janji yang dilontarkan pihak Pelni dan Pemkot Baubau, sehingga demo guna mengkritisi maksud dan tujuan mereka dalam menghambat keberangkatan kami ke Pontianak," ucap Defin.

Pihak HMI juga melaporkan beberapa sentuhan fisik yang diduga melibatkan pihak kepolisian dan buruh, namun yang paling mencolok adalah dugaan campur tangan premanisme.

“Termasuk saya sendiri, dan beberapa teman saya menjadi korban," ungkapnya.

Dari pantauan Telisik.id pada pukul 12:00 Wita, HMI sudah diizinkan masuk oleh petugas pelabuhan. (A)

Penulis: Elfinasari