JAKARTA, TELISIK.ID - Aksi Ketua DPR Puan Maharani yang beberapa kali mematikan mikrofon anggota dewan menjadi catatan buruk bagi DPW PKS di Provinsi Sulawesi Tenggara.

PKS yang sebelumnya tertarik untuk mengusulkan putri Megawati Soekarnoputri itu di Pilpres 2024 seketika berubah.

Terlebih ketika Puan mematikan mikrofon Anggota DPR RI dari fraksi PKS, Amin K, saat melakukan interupsi menyinggung soal kekerasan seksual pada RKUHP.

"Mba Puan sendiri sebenarnya juga sempat kita lihat. Tapi beberapa kasus itu di DPR RI ketika Fraksi PKS mau ngomong, tiba-tiba mikrofon mati, itu repot juga, kita tidak bisa ngomong," ucap Ketua DPW PKS Sulawesi Tenggara, Yaudu Salam Ajo.

Yaudu mengungkapkan, sebagai tokoh nasional yang dinilai berpotensi maju di pilpres mendatang, Puan turut menjadi perhatian PKS di daerah.