Ketiga, penggunaan fasilitas sekolah berupa jaringan WiFi tidak untuk guru yang sudah sertifikasi.

Bagi guru yang sudah serifikasi diminta untuk menggunakan paket data internet di HP sendiri.

"Sudah berapa kali pergantian kepemimpinan di sekolah ini tapi baru kali ini KS-nya seperti ini," kata Fi.

Fi menduga KS berani membuat kebijakan yang merugikan para guru karena kedekatannya dengan seorang pejabat tinggi di Kota Kendari.

"Saya tahu sekali itu makanya saya pikir dia berani sekali buat aturan begitu di sekolah karena dia merasa dekat dengan pejabat itu," ungkapnya.