Pemain FC Copenhagen ini dinaturalisasi dengan tujuan memperkuat Timnas Indonesia dalam perjuangannya lolos ke Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, telah menerima dokumen persyaratan naturalisasi atlet keturunan Indonesia - Belanda tersebut pada pada Kamis (17/10/2024).
Proses naturalisasi sempat terhenti sementara akibat pergantian kepemimpinan di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, setelah dilantik kembali jadi Menpora, Dito pun siap melanjutkan kerjanya.
Sejak dilantik pada Selasa (22/10/2024), Dito langsung berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, untuk membahas percepatan proses naturalisasi.
“Di Istana saya sudah langsung koordinasi dengan Pak Menteri Hukum dan HAM yang baru dilantik hari ini,” ucapnya.
