Kenaikan kasus HIV yang signifikan ini mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan upaya penanganan dan pencegahan penularan HIV di wilayah Kabupaten Kolaka.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Muhammad Aris, mengungkapkan bahwa banyaknya kasus HIV ini umumnya terkait dengan perilaku seksual berisiko tinggi, seperti pada kelompok homoseksual dan biseksual.
“Di Kabupaten Kolaka, pasien HIV berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pekerja seperti tukang bangunan. Kasus pada anak-anak sering kali berasal dari penularan orang tua mereka,” ungkap Aris, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga: Investasi Jangka Panjang PT GKP, Dorong Transformasi Konkep Mandiri
Pemerintah Kabupaten Kolaka telah menyediakan layanan perawatan dan obat-obatan bagi semua pasien HIV secara gratis. “Pengobatan dan perawatan bagi pasien HIV di Kabupaten Kolaka seluruhnya ditanggung oleh pemerintah daerah,” jelas Aris.
