Baca Juga: Jangan Gelisah dengan Mutasi, Sekda: Bila Loyal Pasti Bertahan

"Jadi kalau satu jonder ini hasilnya tidak maksimal, karena sekali pemakaian bisa secara bersamaan dan dibutuhkan banyak orang," ungkapnya, Minggu (4/6/2023).

Selain itu, operator jonder Kecamatan Lawa, Amu Kamal mengatakan, jonder yang dihibahkan oleh Pemerintah Pusat mengalami kerusakan dan penghasilan tidak menutupi biaya kerusakan jonder tersebut.

"Saat ini jonder itu tidak bisa terpakai, rusak aki dan dinamonya, kisaran Rp 4,5 juta biaya perbaikannya," ungkapnya.

Maka wajar saja, masyarakat Lawa saat ini mengeluh jika tidak terlayani, karena memang posisinya seperti itu, petani mengolah secara bersamaan pada musim tanam.