Baca Juga: Kasus Penarikan Kendaraan, Warga Kota Lama Demo PT Mandiri Utama Finance
Menanggapi hal tersebut Kepala Bulog Sultra, Siti Mardati Saing menjelaskan bahwa, penundaan itu disebabkan kondisi yang tidak memungkinkan, karena masyarakat yang hadir tidak menaati tata tertip maupun Protokol kesehatan (Prokes).
Terlebih kata dia, saat ini Kota Kendari sedang mengalami pelonjakan COVID-19, sehingga untuk mencegah hal tersebut pihak Bulog mengambil keputusan untuk menunda penjualaan minyak goreng tersebut.
Baca Juga: Harga Tak Naik, Ukuran Tahu Tempe Kini Lebih Kecil
“Mempertimbangkan protokol kesehatan maka kami hanya melayani tahap pertama saja, termaksud untuk besok kami akan tunda juga dulu,” pungkasnya
