KENDARI, TELISIK.ID – Melihat perannya yang tak jauh dari aktivitas masyarakat, kedai kopi ternyata bisa menjadi ruang publik untuk diskusi politik.

Dalam budaya kedai kopi, diskusi politik sering terjadi secara informal dan memfasilitasi tukar menukar ide dan informasi. Oleh karena itu, kedai kopi dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat dan juga tempat bagi seseorang untuk berpartisipasi dalam diskusi politik.

Kedai kopi juga dapat berfungsi sebagai tempat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun solidaritas. Kedai kopi seringkali menjadi tempat bagi komunitas yang memiliki minat dan tujuan politik yang sama untuk berkumpul dan berkoordinasi. Dalam hal ini, kedai kopi dapat memainkan peran penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi proses politik.

Saat Telisik.id mendatangi sebuah kedai kopi di Kambu, seorang pengunjung, Ahmad Sahir Mongkito menjelaskan, kedai kopi tak hanya menjadi tempat nongkrong untuk sekedar basa-basi tetapi juga tempat berdiskusi politik. Hal ini dilakukan beberapa orang agar diskusi lebih fleksibel dan bisa menjangkau ke banyak kalangan.

Baca Juga: Tongkrongan di Pelataran Eks MTQ Tetap Ramai Meski Banyak Tempat Nongkrong Baru