GAVI-COVAX adalah vaksin produksi GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization), yang bekerja sama dengan mitra aliansi United Nations Children's Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO).

Baca juga: BPKH Perlu Kreatif Kelola Dana Haji

Dengan kondisi itu, kata Menkes Budi, GAVI pun merealokasi vaksin. Indonesia yang seharusnya menerima 11 juta vaksin pada Maret-April hanya mendapat 1 juta, sedangkan sisanya ditunda di bulan Mei.

"Mereka juga belum bisa memberikan konfirmasi, jadi tidak pasti, itu dua Minggu lalu," katanya.

Pekan lalu lanjut Menkes, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa vaksin Astrazeneca dengan mekanisme bilateral pun berubah.