Bagi PAN, yang terpenting adalah bagaimana partai-partai politik memenuhi kriteria dan persyaratan bagaimana yang diatur dalam UU. Adapun Partai Masyumi yang baru ini, pihaknya berharap lahir sesuai dengan mekanisme yang sebenarnya.
Menurut Daulay, kehadiran partai-partai politik baru di Indonesia sepanjang sejarah demokrasi terus ada, namun partai-partai baru itu tidak bertahan lama setiap pergantian kepemimpinan politik.
“Saya melihat sebenarnya bahwa memang tidak mudah membuat partai politik, karena memang setiap periodesasi kepemimpinan politik di tanah air kita ini itu selalu ada partai politik baru yang datang dan dan pergi, ini menunjukan bahwa memang tidak mudah membuat partai politik,” jelasnya.
Hanya saja, ia mengaku jika memang ada harapan partai tersebut akan bangkit, pihaknya tidak akan menolak atau akan memberikan ruang sehingga partai-partai bisa mengikuti kontestasi. (B)
Reporter: Rahmat Tunny
