Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan Bundaran Mandonga, Kota Kendari. Akibat kejadian itu, bagian kaki mulai dari mata kaki hingga ujung jari, termasuk tumit dan telapak kaki, harus diamputasi.
Sejak saat itu, Zakaria menjalani kehidupan dengan kondisi fisik yang berbeda. Meski harus beradaptasi dengan keterbatasan tersebut, ia tetap berusaha menjalani aktivitas sehari-hari dan mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sebelum berjualan kacang, Zakaria telah mencoba berbagai pekerjaan. Ia pernah menjajakan majalah dan koran selama bertahun-tahun. Namun, pekerjaan tersebut mulai mengalami perubahan ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020.
Pembatasan aktivitas masyarakat dan perubahan kebiasaan konsumsi informasi membuat penjualan koran tidak lagi berjalan seperti sebelumnya. Kondisi itu mendorong Zakaria mencari alternatif usaha agar tetap memiliki penghasilan.
"Kalau jual kacang begini dari pas Corona. Karena koran kan tidak ada waktu itu," jelasnya.
