Kini, kacang yang dijualnya merupakan hasil olahan sendiri. Sebelum berangkat ke lokasi berjualan, Zakaria menyiapkan dagangannya untuk kemudian dibawa menggunakan sepeda motor ke kawasan Masjid Al Alam.

Dalam menjalankan usaha tersebut, ia tidak menetapkan target penjualan harian. Pendapatan yang diperoleh bergantung pada jumlah kacang yang terjual.

"Terkadang Rp100 ribu, Rp150 ribu. Tergantung," katanya.

Jumlah tersebut merupakan omzet penjualan sebelum dikurangi biaya produksi. Karena itu, penghasilan yang dibawa pulang tidak selalu sama setiap hari.

Di luar kesibukannya berjualan, Zakaria juga memiliki keluarga besar. Ia dikaruniai sembilan orang anak dari pernikahannya. Seluruh anaknya telah menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMA dan kini sudah bekerja.