Dari sembilan anak tersebut, anak pertama telah menikah. Saat ini, Zakaria tinggal bersama istri dan anak-anaknya di kawasan Kambu, Kota Kendari.

Zakaria sendiri merupakan perantau asal Tampo, Kabupaten Muna. Ia mengaku telah menetap di Kota Kendari selama kurang lebih 50 tahun. Selama itu pula, ia menjalani kehidupan dan membangun keluarga di kota tersebut.

Meski sebagian anaknya telah bekerja, Zakaria masih memilih untuk tetap berjualan. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari rutinitas yang telah dijalaninya sejak muda, meskipun jenis pekerjaan dan barang dagangannya mengalami perubahan.

Setiap sore, ia kembali membawa kacang buatannya ke kawasan Masjid Al Alam. Dari tempat itu, Zakaria melanjutkan usahanya dengan menawarkan dagangan kepada masyarakat yang berkunjung maupun melintas di sekitar kawasan masjid.

Penulis: Wa Ode Ilma Amalia Zumrah