KENDARI, TELISIK.ID - Anak yatim sangat istimewa di dalam Islam. Menyantuni anak yatim pada dasarnya adalah sebuah amalan dan akhlak yang sangat mulia di mata Allah SWT.
Sebagai uswatun hasanah, Rasulullah SAW telah memberikan contoh untuk mencintai dan menyayangi anak yatim. Apalagi bagi mereka yang masih kecil, tidak mampu menghidupi diri sendiri, dan membutuhkan bantuan dalam menjalankan kehidupannya.
Pengertian Anak Yatim
Melansir Orami.co.id, kata yatim berasal dari Bahasa Arab yang artinya anak kecil yang kehilangan ayahnya karena meninggal. Dalam Islam, artinya pun sama dan bahkan dilengkapi dengan batasan umur bagi seseorang yang masuk dalam kategori yatim.
Batasan bagi seorang anak masih disebut anak yatim adalah sampai orang tersebut telah dewasa atau baligh, sebagaimana penjelasan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis: “Tidak ada keyatiman setelah mimpi.” (HR Abu Daud).
