Anggapan merasa sial atau Thiyarah adalah keyakinan yang kurang baik bahkan bisa mengantarkan kepada kesyirikan. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjelaskan bahwa anggapan sial pada sesuatu itu termasuk kesyirikan.
Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Thiyarah (anggapan sial terhadap sesuatu) adalah kesyirikan. Dan tidak ada seorang pun di antara kita melainkan (pernah melakukannya), hanya saja Allah akan menghilangkannya dengan sikap tawakkal” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 429).
Hadits lain disebutkan, “Tidak ada (sesuatu) yang menular (dengan sendirinya) dan tidak ada Thiyarah sesuatu yang sial (yaitu secara dzatnya), dan aku kagum dengan al-fa’lu ash-shalih, yaitu kalimat (harapan) yang baik” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Dalil tentang menikahnya Rasulullah SAW dengan Aisyah di bulan Syawal pun menjadi acuan bagi umat Islam. Sehingga pada akhirnya, selepas Ramadan, banyak yang menyebar undangan pernikahan.
Reporter: Muhammad Israjab
