Lebih banyak kebocoran data pribadi, email korporat berisiko. Para ahli memperkirakan tren kebocoran data pribadi akan berlanjut hingga 2023. Meski secara langsung memengaruhi privasi individu, keamanan siber perusahaan juga berisiko.
Baca Juga: Teguh Santosa Bicara Masa Depan Media Siber
Ketika informasi sensitif seperti alamat email dapat diakses publik, hal itu dapat menarik perhatian para penjahat dunia maya dan memicu potensi serangan terhadap organisasi di situs web darknet. Selain itu, data dapat digunakan untuk phishing dan rekayasa sosial.
4. Malware yang menyerupai aplikasi
Dilansir dari Trenasia.com, para ahli juga memperkirakan serangan ransomware tumbuh serupa karena munculnya alat Malware-as-a-Service (MaaS). Kompleksitas serangan akan meningkat, artinya sistem otomatis tidak akan cukup untuk memastikan keamanan yang lengkap.
