Pelaksana harian (Plh) Kepala BNNP Sultra, Agustinus Widdy Harsono, menjelaskan bahwa saat korban ditemukan meninggal dunia kondisi CCTV sudah rusak.
"Untuk CCTV itu memang kondisi DVR-nya (Digital Video Recorder/fungsi perekaman) itu memang lagi rusak, jadi tidak bisa untuk menyimpan hasilnya," kilah Agustinus.
Ketika ditanya oleh Laode Ashar kapan CCTV mengalami kerusakan, Agustinus menjawab bahwa pada saat dirinya mulai bertugas di BNNP Sultra, yakni November 2024, CCTV tersebut sudah dalam kondisi rusak.
Selain itu, La Ode Ashar juga menunjukan sebuah foto yang diterima olehnya dari pihak keluarga korban. Menurutnya, dalam foto tersebut terdapat kejanggalan yang mencolok.
Dalam foto yang ditunjukkan memperlihatkan bahwa korban F dalam kondisi tergantung dan leher terlilit sebuah celana Levis berwarna hitam. Tangan korban juga tampak terikat seutas tali.
